Selasa, 23 Desember 2014

absensi dengan barcode reader atau fingerprint

ada banya cara utk sistem presensi, bisa dengan pengenalan wajah, mata, sidikjari, barcode, RFID, atau manual pake kartu ceklok.

disini hanya membahas presensi dengan barcode dan sidik jari dan khusus hanya utk penggunaan pada organisasi, sesuai dengan tema blog ini.

baik barcode atau fingerprint masing masing mempunyai keunggulan dan kekurangan yaitu :

BARCODE READER
+ harga perangkat lebih murah
+ tidak perlu pendataan sidikjari
- bisa titip kartu

FINGERPRINT READER
+ tidak perlu buat kartu
+ tidak bisa titip absensi
- ribet harus pendataan sidik jari
- harga lebih mahal
- ganti perangkat harus pendataan sidikjari lagi

penggunaan sidikjari cocok untuk lingkungan kantor atau sekolah yg mempunyai pengguna terus menerus sepanjang tahun, penggunaan untuk anggota organisasi tidak cocok karena repotnya saat pendataan sidikjari dan juga hanya dipakai sesekali saja bila ada acara.

Untuk organisasi sebaiknya menggunaan barcode menggunakan kartu, jadi kartu selain untuk absensi juga bisa untuk kartu identitas organsasi.

software SIMDAO support presensi menggunakan barcode, sebaiknya software ini di install di laptop agar bisa dibawa kemana saja dimana ada acara organisasi, dengan sistem seperti ini maka dapat diketahui data statistik setiap even, dan juga dapat diketahui anggota organisasi mengikuti kegiatan mana saja.